Wednesday, May 18, 2016

TIPS KE JAPAN BAGI PEMULA

Japan adalah salah satu negara tujuan wisata impian banyak wisatawan khususnya wisatawan asal Indonesia. Itu sebabnya sampai saat ini saya selalu mendapat tawaran untuk bawa tour ke Japan, bahkan tawaran tournya bisa datang setiap bulan. Saya sudah hapal berbagai daerah di Japan beserta seluk beluknya, Japan sudah seperti kampung halaman bagi saya khususnya Tokyo.




Dalam tur-tur yang saya adakan, disamping memandu wisatawan Indonesia untuk berwisata di Japan, saya pun memiliki misi yaitu memberikan edukasi agar saat kembali ke tanah air, setidaknya ada sesuatu hal yang dapat di pelajari dari perjalanan ini, misalnya: budaya malu, bahkan pengemis dan para homeless di Japan sangat tahu malu, budaya tertib mengantri, gak buang sampah sembarangan meskipun itu sepotong tissue bahkan di Japan itu jarang banget ada tong sampah tapi kebersihan tetap terjaga, lebih banyak kerja dari pada ngobrolnya, sikap ramah yang luar biasa pada wisatawan dan sesama warga lokal, lihat dari cara mengucapkan terima kasih dan salam perpisahan mereka membungkukkan badan berkali kali walaupun hanya ke teman biasa, nanti kamu tau sendiri kalo udah ke Japan bagaimana banyaknya pelajaran yang bisa kita petik dari kunjungan wisata Japan.


Dengan banyaknya tawaran tur yang datang silih berganti, gak lantas membuat saya mengambil semuanya. Saat ini saya memiliki beberapa asisten Indonesia yang berdomisili di Japan untuk membantu memandu wisatawan Indonesia yang ingin berwisata keliling Japan khususnya Tokyo. Saat saya gak bisa berangkat, akan ada asisten saya yang menggantikan.

Lalu bagaimana dengan kamu yang ingin ke Japan tetapi tidak mau menggunakan jasa travel agen, jasa guide dan hanya ingin ngebolang sendirian ataupun bersama teman??
Saya memiliki beberapa tips bagi kamu yang ingin mengunjungi Japan untuk pertama kalinya:

  1. Buat itinerary sedetail mungkin, mulai dari hotel tempat menginap, tujuan wisata, transportasi yang akan digunakan, dan biaya yang diperlukan. 
  2. Cek suhu negara tujuan, jangan sampai salah bawa kostum, karena makan tempat dan berat.
  3. Bawa obat-obatan yang diperlukan,misalnya:  obat masuk angin, obat susah BAB, obat sakit kepala, obat flu, obat demam, obat penahan sakit, tensoplas hingga vitamin. Biasanya ini jenis obat-obatan yang harus disiapkan. 
  4. Siapkan sepatu yang nyaman plus kaos kakinya, karena di Japan akan banyak berjalan kaki.
  5. Bawa beberapa perbekalan makan, semisal abon kering atau pun pop mie, percayalah ini akan sedikit membantu saat kamu bosan dengan makanan Jepang. Gak perlu bawa beras beserta rice cookernya (kecuali klo kamu gak repot) karna di Japan banyak di jual onigiri, maupun nasi putih polos yang sudah di masak dan di packing dengan rapih. Jangan bawa buah-buahan dan sayuran, ini bukan pindahan kan ya? :D lagi pula gak semua buah maupun sayuran import bisa masuk Japan, walopun hanya sebuah lemon.
  6. Jika membawa koper usahakan maksimum koper berukuran Medium sekitar 28''. Japan gak sama dengan negara lainnya karena biaya taxi sangat mahal, maka kamu akan bersahabat dengan kereta dan bawa koper berukuran besar didalam kereta sangat gak nyaman apalagi kalau kereta dalam kondisi padat ditambah lagi kereta yang kamu gunakan berjenis subway dan kebetulan gak ada lift atau elevatornya.... bisa gotong koper naik tangga sambil nangis cyiiin.
  7. Bagi yang bawa balita, saya sarankan bawa stroller kecil yang bisa dilipat dan gak merepotkan. Stroller akan sangat menghemat energi ortu karena rata-rata untuk wisata di Japan dalam 1 hari itinerary kamu akan berjalan kaki berkilo-kilo jauhnya, masih kuat untuk gendong anak??
  8. Bagi pemegang paspor manual dapat mulai mengajukan visa H-90 keberangkatan, klik disini untuk detail cara pengajuan visa Japan bagi pemegang paspor biasa. Bagi pemegang epaspor dapat mendaftarkan epaspornya ke kedutaan Japan kapan pun karena visa Japan berlaku selama 3 tahun, dan hanya cukup 1 kali mendaftar saja selanjutnya apa bila ingin kembali berwisata ke Japan tidak perlu melapor lagi ke kedutaan Japan di Indonesia. Cara mendaftarkan epaspor cukup dengan mendownload form aplikasi visa wiever klik disini.
  9. Siapkan dokumen perjalanan khususnya bagi pengguna epaspor, semisal itinerary, bukti booking hotel, print out tiket pulang, copy ID karyawan bila perlu surat keterangan bekerja dalam bahasa Inggris, surat izin bepergian dari suami jika istri berangkat sendiri. Sebenarnya dokumen tersebut diatas sama sekali tidak diperlukan saat masuk melewati imigrasi Japan, tapi saat ini  sehubungan dengan banyaknya oknum yang menyalahgunakan epaspor untuk masuk Japan dengan tujuan lain, hal ini berdampak pada pengguna epaspor yang niatnya hanya berwisata jadi terancam gagal masuk Japan. Banyak yang lolos masuk Japan dengan menggunakan epaspor tetapi banyak juga yang harus melalui perdebatan panjang untuk bisa masuk Japan dengan paspor jenis ini, bahkan sudah banyak juga yang ditolak masuk Japan. Jika kamu tidak ingin kecewa, sebaiknya persiapkan dokumen dengan baik, dan buktikan bahwa kamu datang hanya untuk berwisata bukan untuk bekerja.
  10. Jauh hari sebelum berangkat, siapkan stamina. Sungguh ini sangat penting mengingat medan jalanan Japan yang nanti akan kamu hadapi kamu benar-benar harus dalam kondisi prima. Kalau perlu menjelang berangkat kamu harus rajin olah raga terutama jalan cepat dan lari, ini akan sangat berguna saat kamu di Japan nanti.
  11. Usahakan pelajari beberapa kosa kata dalam bahasa Jepang, misalnya: terima kasih, permisi, maaf, selamat pagi, selamat siang dsb, mereka akan senang mendengarnya. 
  12. Untuk tetap berada di jaringan internet, jangan lupa beli sim card Japan yang sekarang sudah banyak di jual di Indonesia ataupun menyewa pocket wifi yang dapat kamu sewa disini dan disini.
  13. Pilih hotel yang dekat dengan stasiun, karna di Japan kamu akan banyak berjalan kaki, alangkah tidak menyenangkannya kalau harus jalan jauh sambil menggeret-geret koper menuju hotel sementara naik taxi biayanya sangat tinggi, kecuali kamu bisa sharing biaya dengan teman-teman.
  14. Jika terpaksa naik taxi, just info biaya buka pintu sekitar 750 yen. Jangan buka pintu taxi, biarkan sopir yang membukanya karena taxi di Japan menggunakan pintu otomatis yang akan membuka dan menutup sendiri.
  15. Jujur saja Japan bukan negara yang mudah untuk ditaklukan terutama dengan banyaknya jenis kereta api yang tersedia dan banyaknya pintu keluar stasiun yang jaraknya pun lumayan jauh dari pintu satu ke pintu keluar lainnya terutama saat kamu memutuskan untuk menggunakan kereta jenis subway. Banyak teman saya yang bisa sukses menginjakan kaki di Japan tetapi gak bisa mendapatkan semua itinerary yang di inginkan. Saat saya tanya rata-rata menjawab: " untuk keluar dari satu stasiun saja dibutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk mengetahui harus keluar dipintu yang mana yang mendekati lokasi tujuan." Untuk itu pastikan saat sebelum berangkat kamu memiliki informasi yang tepat dan akurat mengenai jenis kereta yang akan digunakan, dan harus keluar dipintu mana di stasiun tujuan. Jika kamu tidak mengetahui informasi yang tepat saat sebelum berangkat, pastikan kamu rajin bertanya kepada staff stasiun yang ada di loket-loket yang lokasinya sejajar gate keluar di tiap stasiun, rata-rata staff stasiun mengerti bahasa Inggris.
  16. Jangan lupa untuk selalu mengambil peta moda trasnportasi karna peta kereta sangat membantu saat kamu akan bepergian menggunakan kereta. Perlu di ingat, peta kereta subway berbeda dengan peta kereta JR, berbeda juga dengan kereta Express, berbeda dengan kereta Shinkansen. Karena di Japan banyak jenis kereta, pastikan kamu mengambil peta yang tepat.
  17. Cara membeli tiket kereta: dimesin tiket tersedia pilihan bahasa, klik english lalu bahasa akan langsung berubah menjadi bahasa Inggris, klik jumlah orang, klik harga,masukan sejumlah uang yang tertera di layar, lalu tiket akan keluar beserta uang kembaliannya jika ada,  (jika tidak tau berapa harga yang benar lihat di papan  peta kereta, disana tertera biaya menuju stasiun tujuan. Kalau kamu bingung, klik saja harga termurah yang penting kamu bisa masuk ke dalam gate kereta, saat sampai di tujuan tiket kamu akan dimuntahkan dan gate otomatis tertutup, artinya kamu kurang bayar. Pergilah ke petugas di samping gate dan berikan tiket mu maka petugas gate akan memberitahu jumlah yang harus kamu bayar. Kamu juga dapat membayar di mesin fare adjustment yang tersedia di stasiun). Setelah memasukan tiket ke gate masuk, simpan tiket dengan hati-hati karena tiket tersebut akan digunakan untuk keluar di gate stasiun tujuan, ingat jangan sampai hilang kalau kamu gak mau bayar 2 kali.
  18. Cara naik bus: Untuk bus-bus tujuan tertentu yang jaraknya jauh (bus luar kota) hanya perlu menunjukkan tiketnya saja. Untuk bus-bus dalam kota yang jaraknya dekat bila busnya 2 pintu masuk dari pintu tengah keluar dari pintu depan sambil bayar menggunakan kartu suica ataupun cash.
  19. Untuk menghindari kurang bawa uang cash, sebelum berangkat sebaiknya ketahui dulu berapa kira-kira biaya yang dibutuhkan untuk hidup di Japan. Biaya hidup rata-rata di Japan per hari sekitar 10,000 yen, silahkan dikalikan saja dengan jumlah lama tinggal. Lalu bagaimana jika kamu kurang bawa uang cash? Tenang saja, di Japan banyak ATM yang dapat digunakan untuk menarik uang dengan kartu berlogo Master ataupun Visa, kartu debit ataupun kartu kredit selama ada 2 logo tersebut dapat digunakan di ATM International di Japan. Lalu bagaimana membedakan ATM international dan ATM khusus kartu lokal? Mudah saja, rata-rata ATM yang tersedia di Japan Post Office bisa digunakan bagi pemegang ATM bank negara manapun. Lebih gampang lagi kamu bisa menarik uang tunai di semua minimarket seven eleven. Di Seven Eleven biasanya tersedia ATM dengan logo 7 bank, artinya ATM ini mendukung wisatawan untuk berwisata di Japan, sehingga menu pada ATMnya pun menggunakan berbagai bahasa, tinggal klik saja ingin menggunakan bahasa apa. Biaya untuk 1 kali tarik tunai tergantung bank yang bersangkutan, bank yang saya pakai biayanya RP 30,000 per transaksi. Batas maksimum tarik tunai tergantung kartu dan bank yang kamu pakai, bank dan jenis kartu debit yang saya gunakan hanya mampu menarik Rp 10.000.000/hari. Karena mata uang yang digunakan adalah yen sementara kita menabung dalam nilai rupiah, maka akan ada selisih nilai tukar, nilai tukar yang digunakan untuk setiap kartu debit adalah sebesar nilai tukar saat dilakukannya transaksi penarikan, jika menggunakan kartu kredit adalah sebesar nilai tukar saat tagihan dibukukan, jadi kursnya bisa saja berbeda. Jika kamu memiliki mata uang asing lainnya, di Japan banyak bertebaran money changer bahkan di takeshita street terdapat mesin tukar otomatis sayangnya rupiah gak termasuk dalam daftar mata uang yang bisa di tukar menjadi yen, sementara tetangga kita yang menggunakan ringgit aja uangnya bisa ditukar melalui mesin itu. Jangan minder ah... yang penting rupiah ditabungan ada kan? cusss tarik tunai aja :D
  20. Saat pertama kali tiba di Japan, apa yang harus kamu lakukan?? Persiapkan semua dokumen untuk melewati pemeriksaan imigrasi, usahakan tetap tenang walaupun kamu masuk menggunakan epaspor toh niatnya hanya akan berwisata, jawab dengan jelas dan tegas semua pertanyaan pihak imigrasi misalnya kamu terkena pemeriksaan random dan dicecar banyak pertanyaan. Jangan terlihat bingung seolah tidak tau apa yang akan kamu lakukan di Japan. Setelah berhasil melalui imigrasi, ambil koper dan keluar melalui petugas custom declaration, berikan lembar isian kuning custom declaration kepada petugas, lalu keluarlah. Jika kamu masuk Japan dari Haneda airport ada beberapa moda transportasi yang dapat digunakan untuk sampai di daerah tujuan mu yaitu airport limousine (bus, klik detail di sini), dan monorail (kereta). Jika bawaan kamu gak banyak dan gak repot sebaiknya gunakan monorail karena harganya lebih murah, kamu akan transit di stasiun Hamamatsuco kemudian sambung kereta JR ataupun kereta subway ke tujuan mu. Jika kamu masuk melalui Narita airport ada beberapa moda transportasi yang dapat digunakan tapi yang paling mudah dan umum digunakan ada 3 yaitu : Airport limousine (bus, klik detail disini) yang akan mengantar kamu ke tujuan dan ke hotel-hotel besar di seputar Tokyo, dengan lama perjalanan sekitar 90 menit - 2 jam perjalanan dari Narita. Transportasi selanjutnya yaitu kereta Narita Express yang akan mengantar kamu ke stasiun-stasiun besar di Tokyo diantaranya, Tokyo, Shinagawa, Shibuya, Shinjuku dan Stasiun Ikebukuro (cek detailnya di web Nex Express), harga tiketnya mulai 3,020 dengan waktu tempuh 90 menit hingga 2 jam. Yang terakhir adalah kereta Keisei Express, berhenti di beberapa stasiun besar semisal Skytree, Ueno, dan Tokyo, dengan harga bervariasi tergantung tujuan, cek detailnya disini. Kalau kamu masuk dari Kansai Airport cara menuju Osaka / Kyoto sama aja sih, tinggal gunakan kereta JR ataupun kereta swasta atau gunakan Airport limousine bus. 

Sementara cukup segini dulu ya tipsnya....  Ayoooo....tunggu apa lagi..... buruan Japan menunggumu!! 
Masih ragu pergi sendirian?? Silahkan hubungi saya via email di: tethapevylia@gmail.com untuk detail tur Japan yang saya adakan, mau private tour dengan budget mu?? Bisa diatur :)

9 comments:

  1. Masih ragu mau ngebolang sendiri, ga kebayang njelimet nya rute kereta, nabung dulu aja. Semoga mba Theta adain open trip spring Japan yaa, hehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba Yusmi, iyaah saya open trip ke Jepang di musim sakura 2017, daftar yaa :)

      Delete
    2. 2017 tanggal berapa mba? Harganya berapa? mau ikutan

      Delete
    3. 3kota Tokyo,Kyoto<Osaka 16,5jt berangkat 10-17 April 2017

      Delete
  2. Hi mbak tetha saya mau ikut open trip 2017. Tp email saya belum dibalas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, iyah maaf ya saya lg banyak dpt email masuk. satu2 saya balas dulu, harap sabar ya :)

      Delete
  3. Mba tetha, salm kenal saya yani. Utk trip sakura 2017 apakah boleh kalo saya beli tiket sendiri? Jd hanya ikut landtour saja dgn mba tetha?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bisa mba, silahkan email saya ya untuk detailnya tethapevylia@gmail.com

      Delete
  4. Mba, klo ke jepangnya tgl 7-18 april kira2 hrs bawa coat ga ya? Kostum apa nih yg pas untuk bulan april biar ga salah bawa.
    Perlu long john juga ga?

    ReplyDelete