Tuesday, June 03, 2014

PERJALANAN SINGKAT KE ODAIBA

Raibow Bridge dengan latar belakang Tokyo Tower
Pagi itu itu sekitar pukul 4 terdengar suara gaduh dari kamar bawah. Aku menduga para penghuni kamar bawah sedang bersiap untuk melakukan perjalanan. Malam itu aku menginap di sebuah rumah milik orang Jepang yang kamarnya disewakan para wisatawan asing, semalam aku bertemu beberapa penghuni asal Thailand, mungkin mereka yang pagi buta begini membuat kegaduhan.

Aku kembali menarik selimbut tebal ku, udara dingin menusuk masuk hingga ke tulang. Aku mencoba untuk kembali memejamkan mata, entah kenapa sangat sulit rasanya. Ku ambil handphone mengecek social media, tapi apa yang ku harapkan? Tak ada aktivitas disana, karna saat ini baru pukul 2 pagi waktu Jakarta. Sial, aku terjaga hingga pukul 6 pagi! Saat tiba-tiba mata ku tertutup rapat, entah itu pukul berapa.

Wednesday, May 28, 2014

HILANG INGATAN


Tulisan bagiku adalah keabadian. Melalui tulisan aku mampu bercerita berbagai hal yang gak mampu aku utarakan secara lisan. Melalui tulisan akan membantuku mengingat suatu kejadian terutama kejadian yang pernah aku alami. Melalui tulisan juga aku merekam banyak jejak kehidupan. Dan dengan rutin menulis, membuat otak ku terus bekerja.

Sore itu tanpa rencana aku diantar si papa ke dokter umum, niatnya sih cuma mau minta obat batuk yang gak kunjung sembuh sejak kepulangan ku dari Jepang 1,5 bulan lalu. Sambil nunggu tante dokter nulis resep, aku iseng nanya-nanya tentang kemampuan daya ingat ku yang hilang. Setelah malam sebelumnya ngobrol-ngobrol sama si papa dan aku merasa keheranan karna ternyata si papa mengingat banyak hal tentang masa lalunya sementara aku enggak, akhirnya sore itu aku cari tau melalui dokter umum.
Aku disarankan untuk konsultasi ke dokter spesialis syaraf, terdengar ngeri yah *emang gw kenapa?* 

Malam sepulang dari dokter si papa ngebujuk-bujuk supaya aku mau di periksa dokter spesialis syaraf, katanya bukan untuk ngembaliin ingatan masa lalu ku yang hilang, melainkan ngecek "apakah semua baik-baik saja?". Aku sih mau aja kalo cuma periksa, tapi  masalahnya aku gak akan mungkin mau minum obat kalo nanti ternyata diresepin obat sama dokternya. Kenapa?? "Ya karna aku takut!" Takut apa?? "Takut seluruh ingatan ku hilang!" umur ku baru 33 tahun! *mewek di pojokan*

Aku memang sudah lama sadar bahwa aku gak bisa mengingat masa lalu sejak aku lahir sampai umur 26 tahun. Banyak kejadian yang orang lain mudah ingat dengan jelas, justru gak berlaku buat aku. Sungguh mengherankan aku lupa dimana aku bersekolah saat TK&SD, gak ada satu nama dan wajah guru TK&SD yang aku ingat, aku hanya mampu mengingat nama teman SD maksimal 5 orang dan gak bisa mengingat nama teman-teman TK *mungkin krn sudah terlalu lama*. Tapi aku juga gak bisa mengingat banyak nama guru&teman-teman SMP, mungkin aku hanya mampu mengingat sekitar  5-10 nama teman dan hanya 1 nama guru dari masing-masing sekolah yang pernah aku masuki *aku pindah-pindah sekolah*. Aku pun gak mampu mengingat nama dan wajah guru-guru SMA ku, hanya satu guru SMA yang aku ingat namanya itupun aku ingat karna aku pernah lari keliling kelas karna gak bisa jawab pertanyaan dari beliau. Sementara untuk nama teman-teman SMA gak lebih dari 15 orang selama SMA yang bisa aku ingat. Gimana dengan saat kuliah? Ternyata hanya satu nama dan wajah dosen yang bisa aku ingat selama aku kuliah, sementara nama dan wajah teman-teman semasa kuliah gak lebih dari 15 orang juga yang masih mampu aku ingat.

Mirisssss 75% dari ingatan masa laluku hilang! Dan aku tau sudah sejak lama. Dan kejadian-kejadian yang aku alami semasa itupun semua hilang! Hanya beberapa ingatan yang masih tersisa. Pernah suatu hari aku berkirim email dengan seorang teman secara intens lalu tiba-tiba karna suatu kesibukan aku berhenti membalas emailnya dan aku ingat bahwa masih ada email teman yang belum ku balas setelah 4 tahun berselang. Terlambat, dia sudah enggan berteman denganku! Sungguh, bukan karna aku sombong, tapi karna tiba-tiba ingatan ku hilang. Pernah juga suatu hari aku cerita ke si papa bahwa aku bertemu salah satu teman kuliah di facebook. Saat itu aku cerita bahwa si teman ini masih ingat aku tapi aku sama sekali gak ingat dia, ini bukan mengada-ada tapi ingatanku tentang masa itu sudah hilang!

Lalu apa sekarang aku kesulitan mengingat sesuatu?? "TIDAK" 75% ingatan masa lalu yang hilang adalah ingatan semasa aku belum menikah. Setelah aku menikah hingga saat ini, tiap kejadian yang berlalu semua masih lengkap dalam ingatan ku. Dan aku merasa ingatan ku saat ini masih sangat tajam. Aku memang gampang lupa, tapi gampang juga ingat akan hal kecil yang terlupakan, menurut ku itu biasa terjadi pada semua orang, bukan cuma aku. Bedanya adalah aku sudah melupakan sebagian besar kejadian masa laluku, benar-benar lupa! Aku menduga bahwa otak ku hanya mau merekam kejadian yang berkesan bagi ku, sementara kejadian yang tidak berkesan otomatis terhapus dari ingatan. Itu sebabnya aku hanya mampu mengingat sedikit kejadian dan sedikit nama-nama dan wajah, sementara seluruh kejadian setelah menikah semua lengkap terekam di otak. Mungkin kehidupan pernikahan yang bahagia membuat otak ku merekam segala hal sekecil apapun, entahlah.

Setelah mendengar penjelasan dokter, aku tetap menolak untuk minum obat jika ternyata nanti diresepkan. Aku gak merasa terganggu dengan semua ingatan masa lalu ku yang hilang, aku gak merasa sedang sakit, aku gak merasa butuh pertolongan. Bagiku kehidupan sekarang sudah cukup, dan masa lalu ku gak akan berpengaruh apa-apa untuk kehidupan masa sekarang dan masa depan ku, jadi untuk apa aku dibantu mengingat tentang masa lalu yang sudah hilang?

Pagi ini aku menceritakan kejadian ini sama si mbak asisten di rumah, aku berpesan "jika suatu hari nanti aku gak bisa menyebutkan namanya, harap dimaklumi". eh si mbaknya malah mewek :'(
"Mbak, yang penting kamu masih ingat saya, itu sudah cukup". Lagian aku sangat yakin kalo aku gak kenapa-kenapa dan insyaAllah gak akan pikun diusia muda *semoga*
Yang terpenting saat ini aku masih mampu mengingat siapa aku, suami, anak-anak dan keluarga serta orang-orang dekat ku. Jika suatu hari nanti ternyata semua hal hilang dari ingatan ku..... aku hanya berharap mereka tetap akan mengingatku.



9 HAL ISTIMEWA DARI PERJALANAN KE JEPANG

Hanya dengan bermodal 5 malam di Jepang rasanya sudah banyak cerita yang ingin dibagi. Sejujurnya sih Jepang kalo untuk objek wisata di bandingkan dengan Bali aja aku lebih suka Bali. Dimana Bali terdapat banyak objek wisata yang gak membosankan. Mau suasana hiruk pikuk pantai ada Kuta, mau private pantai ada Nusa Dua, mau sekedar bersepeda menikmati alam tinggal datang ke Ubud, mau menikmati pura datang aja ke Tanah Lot, menikmati Kecak yang gak membosankan datanglah ke Uluwatu. Apa sih yang gak di dapat dari Bali? Wisata pantai ada, wisata rohani banyak, wisata budaya bertebaran, wisata belanja dimana-mana ada. Thats why aku sangat suka Bali!

Odaiba
Bagaimana dengan Jepang? Sebenarnya objek wisata Jepang sedikit membosankan, kuil lagi kuil lagi, taman lagi taman lagi meskipun disana juga ada beberapa gunung dan pantai dan area permainan semacam Disneyland, Universal Studio, Hello Kitty Puroland, gedung dan tower-tower pencakar langit, museum-museum tapi semua itu bagi ku cuma asik dikunjungi 1x, cuma sekedar memuaskan rasa ingin tahu, tapi kalo untuk dinikmati berkali-kali rasanya masih lebih milih menyepi aja di Bali! *opini pribadi*
Meskipun begitu, Jepang juga lumayan ngangenin. Kalo disuruh ke Jepang lagi, aku juga masih mau koq asal dibayarin,hehe.....
Ada beberapa hal istimewa yang aku alami selama di Jepang : 

Friday, May 23, 2014

TSURUGAOKA HATCHIMANGU KUIL TENAR DI KAMAKURA

Tsurugaoka Hatchimangu
Langit Tokyo tampak cerah siang itu. Matahari terik yang membakar kulit tak terasa perihnya tertutup suhu udara yang saat itu hanya 10 derajat celsius. Aku sangat menyukai suhu udara Tokyo pada bulan April. Dengan suhu sejuk begitu, aku dapat dengan leluasa berjalan kaki mengelilingi Tokyo walau harus terus melangkahkan kaki beberapa kilo meter jauhnya tanpa merasa haus dan lelah. Efek positifnya pulang dari Jepang berat badan turun 2kg *horeee*

Wednesday, May 21, 2014

JELAJAH JEPANG SENDIRIAN


 

Jika ada yang bertanya pada saya sulit kah melakukan solo traveling ke Jepang? Maka jawabannya adalah "TIDAK SULIT". Meskipun selama di Jepang saya sebenarnya berdua dengan suami, tapi selama disana saya bertemu suami hanya saat menjelang tidur malam dan pagi hari menjelang suami pergi kerja. Kendala tersulit adalah pada bahasa yang ternyata sebagian besar masyarakat Jepang tidak mengerti bahasa Inggris, tapi usaha untuk menolong wisatawan asing itu sepertinya sangat besar. Negara Jepang sendiri tergolong aman bagi wisatawan asing termasuk untuk wanita.

Sunday, May 18, 2014

CARA MEMBUAT VISA JEPANG

Membuat visa Jepang itu ternyata sangat mudah, asal syaratnya dilengkapi pasti disetujui. Anda paspornya baru bikin sebelum mengajukan visa alias masih kosong? atau paspornya penuh cap negara-negara lain? asal persyaratannya lengkap sesuai yang di minta pasti di setujui koq, jadi jangan khawatir.

Pengalaman saya membuat visa Jepang itu sangat mudah.
Dokumen-dokumen  yang perlu dilengkapi dalam pengajuan visa untuk kunjungan sementara untuk kunjungan wisata dengan biaya sendiri :

Thursday, May 15, 2014

BERLIBUR KE JEPANG, MURAH ATAU MAHAL? (UPDATE)

Tokyo Tower
Berhubung banyak dapat pertanyaan dari teman-teman berapa budget yang telah saya habiskan selama 6 hari di Japan, maka postingan ini saya buat sebagai gambaran biaya yang saya keluarkan. Postingan ini bukan merupakan acuan dalam menyusun anggaran liburan. Tapi kalau mau di jadikan gambaran, silahkan.

Jadi ya, liburan itu berapa budget yang harus disiapkan tergantung dari duit style kamu. Banyak style yang digunakan orang dalam berlibur. Back packer, flash packer, atau pun ala koper dorong seperti saya,hehe....Apapun style mu, pastikan itu memang yang paling nyaman buat kamu. Dana yang dihabiskan bisa jadi masing-masing orang berbeda-beda, ada yang menghabiskan hanya 2,5 juta rupiah selama 5 hari di Jepang, seperti dalam buku yang di tulis oleh Claudia Kaunang "2,5 juta keliling Jepang" tentunya ini belum termasuk tiket pesawat ya. Ada juga yg menghabiskan lebih dari 10 juta rupiah untuk 5 hari di Jepang. Jadi biaya itu pasti akan berbeda-beda meskipun jumlah hari dan tujuan negara dan objek wisata yang dikunjungi mungkin sama.

Lalu apa yang membedakan jumlah biaya liburan?

Sunday, May 11, 2014

BUDHA BESAR DI KOTOKU-IN TEMPLE (THE GREAT BUDDHA KAMAKURA)


Waktu menunjukan pukul 4 sore ketika aku harus segera menghentikan kekaguman ku pada Hasedera Temple. Bergegas ku tinggalkan tempat itu untuk menuju Kotokuin Temple atau lebih di kenal dengan nama Kamakura Daibutsu yang terletak tak jauh dari Hasedera Temple. Cukup berjalan kaki sekitar 5 menit, maka sampailah pada gerbang Kotokuin.
Setelah merogoh kocek sebesar 200 yen, aku langsung mengelilingi kuil ini. Aku memperhatikan para wisatawan yang membersihkan beberapa anggota tubuh semisal muka, tangan dan kaki sesaat sebelum memasuki area halaman kuil. Pembersihan ini dimaksudkan agar kita mensucikan diri sebelum memasuki wilayah kuil. Sementara yang lain sibuk membersihkan diri, aku sendiri sedang sibuk dengan kamera dan spot foto terbaik, lalu bagaimana dengan urusan bersih-bersih?? ahhh...abaikan saja, itu nanti saja dilakukan setibanya di kamar hotel!

Friday, May 09, 2014

MENGINTIP INDAHNYA KAMAKURA DARI HASEDERA TEMPLE



Siang terik itu membawa ku pada stasiun kecil "Hase" di wilayah Kamakura. Dengan menggunakan kereta Enoden yang berjalan lambat bak kakek tua akhirnya tibalah di tempat yang ku tuju.
Entah apa yang ada dikepala ku hingga tempat ini terpilih untuk ku datangi, jelas bukan karena aku telah menyusun itinerary.... bukan juga karna telah mengetahui keindahan tempatnya. Aku mencoba menebak-nebak mengapa tempat ini menjadi tujuan wisata ku kali ini. Tak satu alasan pun muncul dibenak, ahhh.... masa bodoh yang jelas kini aku sudah disini.

Wednesday, May 07, 2014

KEDAMAIAN ITU ADA DI KAMAKURA


Pagi itu jam menunjukan pukul 9 ketika tiba-tiba aku terbangun dari tidur yang kebablasan!
Hening, seperti biasa tak terdengar suara aktivitas di hotel ini kecuali suara langkah kaki ku sendiri. Dengan memaksakan kedua bola mata untuk tetap terbuka, aku berjalan menuju kamar mandi untuk sekedar membasuh muka. Sepasang sepatu kerja si papa sudah tak terlihat, begitu pula dengan tas kerjanya, sudah pasti jam segini dia sudah berada di kantor, sibuk dengan meeting dan teman-teman Japannya.

Alih-alih ingin buru-buru mandi, aku malah sibuk mengamati situasi jalanan melalui jendela kamar. Sungguh hari yang malas, entah memang aku yang pemalas! Aku hanya duduk terdiam disamping jendela kamar yang super besar dengan pemandangan menakjubkan. Gedung-gedung pencakar langit ada tepat di depanku, sementara jalanan pusat Shinjuku ada tepat di bawahku. Dengan jalanannya yang tenang, dari atas aku dapat merasakan ketegangan Tokyo.

Wednesday, April 30, 2014

PENGALAMAN TAK TERLUPAKAN ADA DI KETINGGIAN 450M "TOKYO SKYTREE"


Tokyo Skytree (東京スカイツリー Tōkyō Sukai Tsurī, Pohon Langit Tokyo), sebelumnya disebut New Tokyo Tower (新東京タワー, Menara Tokyo Baru) adalah menara siaran, observasi, dan rumah makan di Sumida, Tokyo, Jepang. Menara ini telah menjadi struktur tertinggi di Jepang sejak tahun 2010, dan mencapai ketinggian akhir 634 m pada bulan Maret 2011, sekaligus menjadikannya sebagai menara tertinggi di dunia, melampaui Menara Canton di Guangzhou dan merupakan struktur tertinggi nomor dua di dunia setelah Burj Khalifa (829,84 m).
Pembangunan menara ini dipimpin oleh Tobu Railway dibantu oleh konsorsium enam stasiun penyiaran terestrial yang dikepalai oleh NHK. Menara ini berada di tengah-tengah proyek pengembangan kawasan di antara Stasiun Tokyo Skytree dan Stasiun Oshiage, sekitar 7 km timur laut Stasiun Tokyo. Salah satu dari fungsi utama menara ini untuk merelai sinyal siaran radio dan televisi. Fasilitas yang ada sekarang ini di Menara Tokyo (tinggi 333 m) tidak cukup tinggi untuk menyiarkan televisi terrestrial digital karena dikelilingi oleh banyak bangunan-bangunan tinggi. Proyek pembangunan menara ini selesai pada 29 Februari 2012, dan dibuka untuk umum pada 22 Mei 2012. ( Sumber: Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas )

Wednesday, April 23, 2014

LAUTAN MANUSIA DI SENSOJI TEMPLE, ASAKUSA


Sedikit intermezo mengenai sejarah Sensoji Temple.

Menurut sejarah, bangunan kuil ini pertama kali dibangun tahun 645, dengan nama Asakusa Kannon Temple. Merujuk pada legenda awal berdirinya kuil, konon pada tahun 628 sepasang nelayan kakak beradik, Hinokuma Hanamari dan Hinokuma Takenari, menemukan patung Dewi Kannon yang hanyut di Sungai Sumida. Kepala Desa kemudian membangun kuil untuk menghormati patung Dewi Kannon (Bodhisattva Kannon), yang juga dikenal sebagai Guan Yi, Dewi Welas Asih. Kuil yang kemudian diberi nama Kuil Sensoji ini dikenal sebagai kuil Buddha tertua di Tokyo.

Tuesday, April 22, 2014

JAPAN DAY2: ASAKUSA, TOKYO SKY TREE, SHIBUYA


Masih berpetualang sendirian di Japan hari ke 2 aku bangun kesiangan, maklum semalamnya aku pulang jam 11:00 setelah mengubek-ubek hampir semua toko di seputar Shinjuku. Niat makan banyak pas breakfast pun akhirnya di batalkan karena menu buffet ternyata sudah di tutup. Dengan pilihan menu seadanya, siang itu aku brunch dengan lahap. Entah kenapa selama di Japan aku selalu merasa kelaparan di pagi hari dan malam menjelang tidur, tapi saat jalan-jalan seharian justru perut dengan tabah mau diajak kompromi. Mungkin karna tiap hari aku mulai makan jam 10:00 pagi jadi siang dan sorenya tidak terasa lapar, atau mungkin karna shock liat harga makanan yang mahal selama di Japan,hehe....

Siang itu seperti biasa aku memulai perjalanan pukul 11:00, jalan kaki menuju Shinjuku Station kemudian aku membeli sebuah tiket kereta "common one day ticket for Tokyo Metro and Toei Subway" seharga 1000 yen untuk dipergunakan seharian di jalur Tokyo Metro dan Toei Subway. Penjelasan mengenai tiket kereta selama di Japan akan aku posting terpisah.

Perjalanan aku mulai dari titik terjauh dari rute ku yaitu Asakusa. Hari itu aku berniat mengunjungi Sensoji Temple yang sangat terkenal. Untuk menuju Asakusa dari Shinjuku Station dapat dilakukan melalui 2 jalur yaitu Oedo Line dengan simbol "E" dan Shinjuku Line dengan simbol "S".

Sunday, April 20, 2014

SHINJUKU GYOEN NATIONAL GARDEN



Rasa lelah siang itu sehabis perjalanan panjang yang ku tempuh Jakarta-Narita-Shinjuku nonstop nyaris tak berjeda tak juga mampu menyurutkan niat ku untuk memulai petualangan di negeri sakura. Sementara si papa bergegas mandi dan beberapa saat kemudian menghilang karena telah ditunggu meeting oleh rekan kantornya, aku yang datang ke Jepang memang niat berwisata ini ikutan sibuk, tapi dengan kesibukan yang berbeda tentunya.

Aku mulai membaca peta wilayah kira-kira daerah mana saja yang akan aku kunjungi disisa setengah hari ini. Terus terang untuk mengunjungi suatu daerah atau negara, aku jarang membuat itinerary lengkap dan teratur. Semua aku jalani secara fleksibel, ikuti saja kemana kaki melangkah....toh aku hanya jalan sendirian.

Friday, April 18, 2014

KEIO PLAZA HOTEL TOKYO

KEIO PLAZA HOTEL TOKYO
Lanjutan dari cerita sebelumnya.
Setibanya di hotel buru-buru check in. Ternyata walaupun weekdays hotel ini tetap padat oleh para turis yang akan melakukan check in. Hari itu aku menjumpai beberapa rombongan warga Indonesia yang akan check out.
Entah pukul berapa waktu untuk mulai check in, saat itu staff hotel hanya menginfokan bahwa kamar belum tersedia dan kami diminta menunggu.

JAPAN DAY1: JAKARTA-NARITA-SHINJUKU

23.30 WIB pesawat Garuda Indonesia yang kami tumpangi, akhirnya take off juga menuju bandara Narita,Tokyo. Ini perjalanan terpanjang yang aku alami, 7 jam penerbangan nonstop lumayan bikin aku pegal. Pinginnya sih ada transit beberapa jam di Denpasar,tapi si papa gak mau ribet,akhirnya kita pilih penerbangan nonstop.

Malam itu niat tidurku terganggu dengan mata yang gak mau diajak kompromi. Entah kenapa malam itu aku benar-benar terjaga hampir semalaman. Entah karna terlalu girang akhirnya detik-detik menjelang ketibaan di Tokyo sudah makin dekat, entah perasaan ngeri karna perjalanan nonstop ini. Yang pasti aku hanya memejamkan mata tapi telinga tetap siaga.

Entah akhirnya aku berhasil terlelap jam berapa. Jam ditanganku yang masih menggunakan waktu Jakarta menunjukan pukul 04.30 WIB ketika aku melihat sesuatu yang indah diantara awan.... Sunrise!!


Monday, April 14, 2014

BERBURU TIKET KE JEPANG


Cerita minggu lalu:
Lanjutan dari cerita sebelumnya, jadi aku gagal dapet tiket air asia promo Kul-Nagoya, karna ternyata tiap hari harganya naik cyiiin. Di itung-itung pas aku dapet kesempatan booking eh harga pp kena di 6 jutaan plus tiket Jkt-Kul. Jadi aku masih belum megang kartu kreditnya si papa tuh buat booking, tapi tiap hari mantengin webnya air asia dan jetstar, maklumlah cari yang low cost biar bisa berangkat pake uang sendiri.

Tapi semakin mendekati waktu keberangkatan, eh makin galau mau pake maskapai lowcost, sumpehhh belom pengalaman pake maskapai ini, mana jam nyampe di Kuala Lumpurnya nanggung kudu nginep di LCCT. Mo dinekatin sekalian jalan aja sehari di Kuala Lumpur, berani sih malah udah bikin itinenary buat stay 1 malam di sana. Tapi koq rasanya malah makin buang duit aja.

Banding sana sini, antara MAS, Singapore Airlines, Thai,Cathay Pacific, berakhirlah dipilihan terakhir si Cathay Pasific, dengan harga setelah dirupiahin 8,8 juta rupiah sajah. Beli?? yep, mantap sudah beli ini karna waktu transit di HK juga cuma sebentar,dan aku akan sampai duluan di tanggal berangkat dibanding si papa. Ya iyalah aku berangkat pagi, jadi sore udah sampe Tokyo. Si papa berangkat tengah malem sampe Tokyo besok paginya.
Dan arrgggghhhh lupa ternyata butuh kartu kredit buat bayarnya. Ya sudahlah, sambil ngumpulin keberanian buat pinjem kartunya si papa, aku sibuk ngegoogling akomodasi selama disana plus bikin itinerary selama 7 malam di Tokyo.
Itinerary sebenarnya gak beneran kelar,tapi paling gak aku punya gambaran bakal kemana aja. Males juga sih ngikutin itinerary, terlalu ketat waktunya buat aku. Secara gitu yah, aku itu bangun tidur aja siang gimana bisa maksimal jalan-jalannya?

H-5 menjelang keberangkatan aku masih belum megang tiket, mamaaaaaakkkkk.......
Gimana inih, visa udah ditangan tiket belom dapet :'(
Dan sungguh tak dinyana (apa sih artinya?) waktu bilang ke si papa kalo visa Japan ku di approve, eh si papa bilang "Ok bunda, coba cek tiket GARUDA, nanti papa smsin info kartu kreditnya"
Whatttttt?? mo nangis rasanya ternyata dibayarin yah? Beneran inih? ya beneranlah, masa bohong, april mop mah uda lewat!

For info sebelumnya si papa minta tolong travel agentnya kantor buat booking Garuda buat aku, tapi itu mah bohongan cuma buat aku apply visa ajah, gile siapa yang mo bayarin harganya $1102.
Setelah apply visa bookingan tiketnya hangus,aahhh gak terima kalo harus ditodong duit segitu.
Cek bebi cek ternyata di webnya dapet tiket di harga $791,29 sajah *guling-guling girang*
Booking, Bayar, Beres..... Simple yah,xixixi. Akhirnya bisa juga pergi dan pulang bareng si papa. Walopun durasinya jadi singkat alias 5 malam sajah karna si papa gak bisa cuti lagi banyak kerjaan. Tak apalah yang penting GRATIS kan yah!

Thank you so much pa *kecupbasah*

Monday, April 07, 2014

KABAR KE JEPANG

Rainbow Bridge - Odaiba, Japan
Beberapa minggu sebelum aku terima kabar bahwa hubby akan ada kunjungan ke Jepang, sebenarnya aku dan teman2 sudah merencanakan akan berlibur bersama ke Singapore. Ceritanya kami aku udah hunting nih masalah akomodasi, transportasi dan tempat mana aja yang akan dikunjungi. Rada ribet sih soalnya jalan bakal bawa rombongan anak dibawah umur, alias masing2 kami akan bawa 1 sampai 2 anak usia 1 sampai 6thn, jadi perjalanan ini harus dibuat senyaman mungkin.

Rencana akan berangkat Juni tahun ini, tapi akhirnya dipercepat jadi Maret, tapi eh tapi berujung dengan BATAL, ooohhhh..... *pura2 sedih*
Anggap aja aku sedih,padahal mah enggak sih. Soalnya dimaret itu aku terima kabar hubby akan kunjungan ke Jepang. Girang donk tentunya denger kabar itu. Jepang gitu loh, siapa yg gak pengen nginjekin kaki ke Jepang?? ayo angkat tangan! Beneran gak ada yang angkat tangan kan :)
Lah sama donk, apalagi aku pastinya paling girang denger kabar itu. Thn lalu pernah dapat kabar hubby mau kunjungan ke Jepang tapi ternyata malah ke Taipei. Nah ternyata thn ini dpt kabar lagi akan ke Jepang, yihaaaaa..... ikuttttttttttt...... jelaslah aku dan anak2 sibuk lomba teriak kek paduan suara gitu "IKUTTTTT PAPAAAAAA......IKUTTTTTT" si papa malah ketawa2 sambil bilang "BOLEH" kek gak serius gitu mau ngajak, huh padahal aku minta ikutnya beneran!

Satu minggu berlalu, gak ada tanda-tanda si papa mau ngurus keberangkatan ke Jepang, pas weekend di mobil lagi jalan ke Kokas aku tanya "jadi gak ke Jepang?" si papa jawab "jadi" aku tanya lagi donk " bunda ikut yah?" seperti biasa dijawab "boleh".
Hari kesepuluh belum ada tanda-tanda akan berangkat, aku tanya lagi "jadi berangkat kan pa?" dijawab "gak tau ini,belum jelas juga,papa masih banyak kerjaan" aku tanya lagi "loh, itu kunjungan ke Jepang penting ato enggak?" eh malah dijawab "gak gitu penting sih,gak ikut meeting disana juga gak apa2" GUBRAKKKK..... pupus harapan buat berburu SAKURA *mewek*

Dua minggu berlalu dan udah H-15 menjelang keberangkatan, aku iseng nanya.... iseng aja sih ngarep aku tanya "jadi gimana,Jepangnya jadi ato enggak pa?" daaaan dijawab "JADI bunda" yeayyyyyyyyy *girang segirang2nya*
Gak pake tanya boleh ikut ato enggak, langsung cari tiket ke Jepang, udah gak perduli mau di ijinin ato enggak pokonya hrs berangkat.

Ceritanya dapet tiket air asia promo termurah pp Jkt-Haneda di harga 5 juta'an. Belum sempet booking harga tiketnya malah udah habis diharga segitu dan yang lagi promo malah Kuala lumpur-Nagoya. Ok coba dibooking aja, dan ternyata dapet tiket lebih murah diharga 4 juta'an. Cari2 tiket Jkt-Kul ditanggal itu lagi pada mahal diharga 500 ribuan one way, ah gak apa-apa ditotal jadi 5 jutaan juga.
Jadi berangkat?? tentu TIDAK, kendala dipembayaran, aku gak punya kartu kredit, dan gak berani minta kartunya si papa. Ah... pupus harapan!

Thursday, February 20, 2014

INTERESTING PLACE TO VISIT : SAUNG ANGKLUNG UDJO

After returning from Anyer - Banten last December, I and family continued to visit Saung Angklung Udjo in Bandung.

I do not remember the name of the street. From Gasibu, around 500 meters before the terminal Cicaheum to the left of the road there is a sign Saung Angklung Udjo. Turn left onto the road.
Just follow the road, less than 1 km to the right was another sign that we have arrived at Saung Angklung Udjo.


Wednesday, February 19, 2014

Unforgettable Padma Hotel Bandung

Dapat kesempatan visit ke Padma Hotel lagi itu rasanya AWESOME!
Sempet berasa gimana gituuu pertama datang, dulu kesini belom punya anak,sekarang balik kesini udah bawa krucils. Dulu namanya Malya Hotel, entah tahun berapa ganti nama jadi Padma Hotel.
 

Tuesday, February 18, 2014

Nyasar ke Dusun Bambu "Family Leisure Park"

Dusun Bambu??
Baru pada denger kan yah pastinya,hehe....secara ini tempat baru aja dibuka 1 bulan lalu dan masih soft opening. Gimana aku  bisa sampe kesana??



Monday, February 17, 2014

Visit Crayon's Craft & Co

Sepertinya Crayon's Craft&Co diperuntukkan bagi para pencinta craft baik itu kreasi dari clay, kreasi pita, kreasi benang,sulam menyulam ato pun kreasi manik-manik sampe bikin scrapbook.
Berkunjung kesana weekend lalu hanya sekedar memenuhi rasa penasaran, secara yah tempat ini disebut-sebut banyak orang sebagai destinasi kunjungan wajib bagi pencinta crafting.


Friday, January 03, 2014

Nice Vacation: Hawaii Resort Anyer - Club Bali (part1)

Jadi tgl 19 Desember lalu Aya terima raport, udah tau pastinya kan yah....habis itu ya liburrrrrr,horayyy....mommy gak perlu rempong dipagi hari lagi nyiapin keperluan bekal sekolah :)))
Dan org yg paling heboh mo liburan ya mommy lahhh,wkwkwk....
Karna kami member Club Bali dan belum pernah make fasilitasnya sama sekali,diliburan kemarin aku sempetin tuh buat tlp ceki2 ada gak kamar kosong buat kami krn pgn bgt nyobain Hawaii Resort Anyer yg kliatan bagus ituh klo liat di agoda.

Reservasi kamarnya dadakan, buat tgl 22 Desember aku reservasinya tgl 20 desember,dan alhamdulillah masih dpt kamar. Tapi klo untuk yg tgl 31 desember mah jgn harap bisa reservasi dadakan gitu yah, reservasi 3bln sblm hari H aja blom tentu kebagian kamar. Secara gitu loh member Club Bali itu buanyaakkkk, dan sesama member kami juga ikut ngantri sapa yg psn duluan dia yg dpt tentunya.
Makanya liat banyak yg kontra sama Club Bali malah seneng,baguslah klo gak nambah jumlah membernya berarti gak bertambah saingan kami untuk menikmati resort2 milik Club Bali,hahahahaaa *girang*
 

Thursday, November 07, 2013

Resep: Pizza tanpa oven

Ceritanya kemaren, si kakak minta dibuatin pizza buat bekel sekolahnya hari ini. Karna males bgt manggang2 dgn oven gw yg wattnya gede ituh dan bikin bayaran listrik naik drastis,akhirnya nanya donk ke mbah google gmn caranya bikin pizza tanpa oven.
Nah nemu deh resepnya, tapi sayang,waktu itu cuma di copas doank trus lsg tak save di hp, tanpa ingat dari mana itu resep diambil (buat yg kenal sm resepnya silahkan ditambahkan yah,original resepnya dari blog siapa*lupabgt*maaf).



Friday, October 25, 2013

Review Culinary : Kinara Cuisines of India

Beberapa waktu lalu aku,suami dan anak-anak nyobain dinner di salah satu resto India yg terletak di Kemang,namanya Kinara. Kesan exclusive udh terasa dari pertama masuk.
Suasana pun sepiii....mungkin karna udah kemalaman, saat itu udah jam 21.00 WIB dan yang makan sebagian besar golongan expat.
Menapaki beberapa anak tangga  baru nemu restonya, remang-remang,dengan design India bangett, benar-benar seperti little India menurut ku.
Furniture dan dinner setpun semua ala India, cat dinding yg terkesan suram, lantai dan ornamen dinding semua ngingetin sama film Bollywood,hihi.....